judi bola judi bola
pasang togel Agen togel
pokerace99 togel singapura
Poker88 togel singapura

Bahaya Membuat Tatto Bagi Kesehatan

Bahaya Membuat Tatto Bagi Kesehatan

Bahaya Membuat Tatto Bagi Kesehatan

Tato merupakan seni lukis tubuh yang paling populer dan lazim saat ini. Tatto juga sering di identikan dengan sebutan Maco ataupun kegagahan. Memiliki tato memang kadang merugikan secara sosial karena di mata orang kebanyakan, tato sering diidentikkan dengan preman. Namun, memiliki tato tidak selalu merugikan secara psikologis maupun medis, kadang-kadang memiliki tato bahkan memberikan keuntungan bagi seseorang.

Praktek tato sendiri telah dilakukan sejak berabad-abad lalu, bahkan tato menjadi penting bagi beberapa kebudayaan di dunia. Bukti praktek tato beradad-abad lalu ditemukan pada mumi-mumi mesir yang berusia lebih kurang 4000 tahun yang telah diawetkan.

Saat ini praktek tato telah menjadi mainstream. Tren tato mulai meningkat sejak awal 1990 an. Pada tahun 2003 diperkirakan bahwa 36% dewasa muda usia 25 sampai 29 tahun di Amerika Serikat setidaknya memiliki satu tato di tubuhnya. Hal ini menjadikan tato sebagai bisnis yang besar dan tentunya diiringi dengan masalah kesehatan yang besar pula.

Memiliki tato permanen, dapat menimbulkan beberapa kerugian, yaitu :

BACA JUGA : Ketahuilah 7 Jantung Yang Tidak Sehat

  • Rasa nyeri
    Rasa nyeri merupakan efek pertama yang dirasakan ketika ditato. Nyeri yang muncul dapat bervariasi tergantung dari bagian tubuh mana yang sedang ditato, mulai dari seperti goresan-goresan jarum atau seperti diukir dengan kuku. Sebagian merasakan nyeri yang kuat, namun sebagian lainnya merasakan nyeri ringan.
  • Reaksi alergi
    Tinta tato dapat menyebabkan reaksi alergi pada kulit, seperti ruam merah gatal pada lokasi tato. Seseorang tidak tahu apakah mereka alergi terhadap tinta tato atau tidak, hingga tato selesai dibuat. Tinta tato yang dilaporkan paling banyak menyebabkan reaksi alergi adalah warna merah, kuning dan putih. Reaksi alergi atau ruam merah gatal ini bahkan bisa terjadi bertahun-tahun setelah tato selesai dibuat. Reaksi alergi ini juga mungkin terjadi pada tinta temporer.
  • Infeksi kulit
    Karena tato bersinggungan langsung dengan kulit, yakni melukai kulit, maka infeksi kulit sangat mungkin terjadi, bahkan dengan penggunaan jarum steril. Gejala infeksi yang dapat terjadi antara lain ruam merah, bengkak dan nyeri.
  • Masalah kulit lainnya
    Adakalanya muncul benjolan yang disebut granuloma (bintil) di sekitar tinta tato. Tato juga dapat menyebabkan keloid karena pertumbuhan jaringan parut berlebih sebagai dampak dari pembuatan tato. Hal ini terjadi karena sistem kekebalan alami tubuh beruasaha mengeluarkan zat asing (tinta) sehingga terbentuklah benjolan atau simpul-simpul kecil di sekitar tato.
  • Penyakit yang ditularkan lewat darah
    Jika peralatan yang digunakan untuk membuat tato telah terkontaminasi dengan darah yang sudah terinfeksi (biasanya darah orang sebelumnya yang ditato), maka penyakit dapat menulari Anda, seperti penyakit tetanus, hepatitis B, hepatitis C, dan infeksi HIV. Ini biasanya akibat penggunaan jarum yang berulang.
  • Komplikasi MRI
    Meskipun jarang terjadi, tato dapat menyebabkan pembengkakan atau luka bakar di daerah yang terkena selama pemeriksaan magnetic resonance imaging (MRI). Hal ini karena beberapa tinta tato mengandung besi oksida yang dapat menjadi panas akibat proses pemindaian MRI. Dan pada beberapa kasus, pigmen tato dapat mengganggu kualitas gambar MRI.
  • Menyembunyikan gejala penyakit
    Gejala penyakit kulit akan tersamarkan karena tertutupi tato, hal ini menyebabkan kesulitan dalam mendeteksi suatu penyakit kulit. Sebagai contoh, seseorang tidak akan bisa melihat gejala kanker melanoma akibat tersamarkan atau tertutupi oleh tato. Dan banyak juga dokter yang tidak bisa mendeteksi keberadaan dini kanker akibat tertutupi tato. Padahal semakin cepat gejala kanker ditemukan, maka semakin besar peluang untuk sembuh.
  • Biaya menghilangkan tato
    Tato memang dapat dihilangkan dengan bantuan medis, namun jangan berekspektasi lebih karena pada dasarnya tato memang dibuat untuk menjadi permanen. Sehingga kulit tidak akan kembali seperti sediakala. Proses penghilangan tato secara konvensional seperti pengikisan kulit dan dermabrasi akan meinggalkan jaringan parut yang tidak sedap dipandang mata. Sedangkan penghilangan tato dengan teknik laser akan memakan biaya dan waktu yang tidak sedikit meskipun hasilnya memang lebih bagus.

BACA JUGA : 20 Film Porno Terlaris di Dunia

Dari uraian singkat diatas, pertanyannya, masih adakah alasan untuk menganggap tato sebagai hal yang keren ? Atau masih adakah manfaat dari bikin tato ? Hmm … kalau bahaya tato bagi kesehatan, banyak ! !

Facebook Comments
No Responses
error: Content is protected !!
%d bloggers like this: